BRMP Kalsel Gelar Bimtek Pencatatan dan Pelaporan Keuangan untuk Brigade Pangan di Beruntung Baru
BANJAR (brmp-kalsel) — Dalam upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan transparansi keuangan di tingkat kelompok tani, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencatatan dan Pelaporan Keuangan bagi pengurus Brigade Pangan di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar pada Kamis (06/11/2025).
Kegiatan yang digelar di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Beruntung Baru ini menghadirkan Sholih Nugroho Hadi, Penyuluh Pertanian Ahli Muda dari BRMP Kalimantan Selatan, sebagai narasumber utama. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari pengurus Brigade Pangan Haur Kuning Maju dan Haur Kuning Jaya antusias mengikuti kegiatan ini.
Dalam paparannya, Sholih menjelaskan pentingnya pencatatan dan pelaporan keuangan yang tertib sebagai pondasi utama dalam mengelola kelembagaan pertanian yang sehat dan berkelanjutan.
“Catatan keuangan bukan sekadar angka, tetapi cerminan kejujuran dan profesionalitas pengurus. Ketika laporan keuangan disusun dengan baik, kepercayaan petani dan mitra pun akan tumbuh,” ujar Sholih dalam sesi pembukaan.
Materi bimtek meliputi tiga aspek utama, yaitu pencatatan keuangan usaha persewaan alsintan oleh Divisi Alsintan, pencatatan usaha produksi gabah oleh Divisi Produksi, serta pelaporan keuangan oleh Divisi Keuangan dan Umum. Peserta juga diperkenalkan pada format laporan keuangan sederhana yang meliputi laporan laba rugi, neraca, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.
Menariknya, bimtek ini tidak hanya membahas teori akuntansi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berlatih langsung membuat catatan dan laporan keuangan, baik secara manual menggunakan buku catatan, maupun melalui aplikasi Microsoft Excel.
Kegiatan berjalan interaktif; para peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan mencoba mengisi format laporan sesuai kegiatan masing-masing divisi. Sejumlah peserta mengaku baru pertama kali memahami cara membuat laporan keuangan yang terstruktur dan mudah dibaca.
“Kami jadi tahu cara mencatat pengeluaran, pendapatan, dan membuat laporan sederhana. Ini sangat membantu untuk mengelola keuangan brigade kami,” ungkap salah satu peserta dari Brigade Pangan Haur Kuning Maju.
Melalui kegiatan ini, BRMP Kalimantan Selatan berharap seluruh Brigade Pangan di wilayah Banjar mampu menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara mandiri. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan transparansi, menjaga kepercayaan petani dan mitra kerja, serta memperkuat manajemen internal kelembagaan brigade pangan.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini ditutup dengan pesan agar pengurus terus mempraktikkan pencatatan keuangan rutin dan menjadikannya bagian dari budaya kerja yang akuntabel.(/snh)